Jakarta, 20–22 Mei 2024 — Perjalanan AJTM memasuki penyelenggaraan ke-9 dengan membawa semangat baru melalui tema “Realizing Tourism Potential”. Digelar selama tiga hari di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat, AJTM 2024 menghadirkan pelaku industri dari berbagai sektor untuk menggali potensi pariwisata sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama.
Penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan AJTM sebagai ruang industri yang tidak hanya berfokus pada penawaran produk perjalanan, tetapi juga melibatkan berbagai elemen yang mendukung keberlangsungan bisnis pariwisata.
Menghadirkan Peluang bagi Pelaku Industri yang Lebih Luas
Salah satu perkembangan menarik pada AJTM 2024 adalah semakin terbukanya kesempatan bagi peserta di luar keanggotaan organisasi untuk berpartisipasi.
Sekitar 100 buyers domestik dan mancanegara ditargetkan hadir dalam penyelenggaraan ini. Bahkan, sejumlah buyer nonanggota turut mendaftarkan diri karena melihat manfaat dan peluang yang dapat diperoleh melalui AJTM.
Kehadiran peserta dengan latar belakang yang beragam memperkaya interaksi selama kegiatan dan memperluas potensi kolaborasi di antara para pelaku usaha.
Tour Guide Mendapat Ruang Bertemu Tour Operator
AJTM 2024 juga memberikan perhatian terhadap peran sumber daya manusia dalam industri perjalanan, khususnya para tour guide.
Melalui sesi free dealing, para tour guide mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan tour operator. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperluas akses profesional sekaligus mempertemukan kebutuhan perusahaan perjalanan dengan tenaga pendukung di lapangan.
Langkah ini memperlihatkan bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi dan produk wisata, tetapi juga pada kualitas ekosistem yang menjalankannya.
Table Top Business Dealing
Format Table Top Business Dealing menjadi salah satu bagian penting dalam AJTM 2024. Melalui format ini, peserta memiliki kesempatan untuk memperkenalkan perusahaan, produk, serta layanan secara lebih komprehensif kepada calon mitra bisnis.
Para buyer berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota organisasi pariwisata di Jakarta, pemilik biro perjalanan, pelaku industri, pengambil keputusan, hingga tour operator mancanegara yang telah melalui proses seleksi.
Sementara itu, seller datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka tidak hanya berasal dari biro perjalanan dan pengelola destinasi, tetapi juga mencakup objek dan daya tarik wisata, dinas pariwisata, hingga industri pendukung lainnya.
Ekosistem Pariwisata dalam Satu Ruang
Komposisi peserta AJTM 2024 memperlihatkan semakin luasnya ekosistem yang terlibat di dalam industri perjalanan.
Selain pelaku destinasi dan biro perjalanan, berbagai sektor pendukung seperti asuransi perjalanan, perbankan, transportasi, dan teknologi perjalanan turut mengambil bagian.
Dukungan dari berbagai perusahaan dan institusi juga memperkuat penyelenggaraan AJTM 2024. Sejumlah nama dari sektor penerbangan, perbankan, asuransi, teknologi reservasi, serta institusi pemerintah turut mendukung kegiatan ini.
Kehadiran berbagai sektor tersebut memperlihatkan bahwa industri pariwisata memiliki rantai bisnis yang saling terhubung. Perjalanan wisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga membutuhkan transportasi, sistem reservasi, pembiayaan, perlindungan perjalanan, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
Bukan Sekadar Pertemuan Bisnis
Selain agenda utama, AJTM 2024 turut menghadirkan gathering night dan closing ceremony yang menjadi ruang interaksi informal bagi para peserta.
Momentum tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku industri dari berbagai daerah untuk membangun hubungan yang lebih dekat di luar agenda pertemuan formal.
Bagi AJTM, interaksi semacam ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan industri yang lebih terbuka dan kolaboratif.
Realizing Tourism Potential
Tema “Realizing Tourism Potential” menjadi gambaran dari arah AJTM 2024: bagaimana potensi yang dimiliki industri pariwisata dapat diterjemahkan menjadi peluang nyata.
Dengan menghadirkan buyer, seller, tour operator, tour guide, destinasi, perusahaan transportasi, perbankan, asuransi, teknologi perjalanan, hingga institusi pemerintah dalam satu rangkaian kegiatan, AJTM memperlihatkan perannya sebagai ruang yang mempertemukan berbagai kepentingan dalam industri pariwisata.
Sembilan kali penyelenggaraan menjadi bagian penting dari perjalanan panjang AJTM. Dari waktu ke waktu, format dan cakupannya terus berkembang mengikuti kebutuhan industri.
AJTM 2024 menjadi salah satu tonggak perjalanan tersebut—ketika potensi pariwisata tidak hanya diperkenalkan, tetapi mulai dihubungkan dengan lebih banyak pihak untuk menciptakan peluang yang lebih luas bagi industri Indonesia.



